Sabtu, 09 Desember 2017

Thank you My Superb Vendor

Nah sekarang saatnya mencoba mereview satu per satu vendor yang saya gunakan pada saat hari lamaran saya. Saya orangnya ngga tegaan ya, jadi ngga akan pelit nilai hihihi 😬 Tapi saya akan mencoba untuk objektif dan berusaha untuk menjabarkan detailnya dengan lengkap ya..

Oh ya, saya menghabiskan cukup banyak waktu sebelum memutuskan menggunakan vendor - vendor ini, saya mencari review di blog (yang sayangnya tidak banyak sama sekali untuk vendor - vendor di Bogor), saya pelajari portofolio mereka di Instagram, saya hubungi untuk mencari chemistry, dan overall saya puas dengan seluruh vendor yang saya gunakan. Memang ada satu dua kejutan, tapi in the end, everybody was happy, and I even more happier.

Kita mulai ya...

1. Venue Restaurant Leuit Ageung (8/10)

Alamat : Jalan KH. Abdullah Bin Nuh No.36, Curugmekar, Bogor Barat, Curugmekar, Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat 16113

Ini lah venue lamaran kami. Seperti yang sudah saya bilang, pertimbangan utama kami di sini adalah jarak yang dekat dengan rumah saya. Tapi selain itu, Leuit Ageung ini menurut saya cantik banget tempatnya baik eksterior maupun interior. Parkir mobil cukup luas (ini penting loh untuk dipertimbangin, ngga mau kan tamu tamu susah cari parkir), lalu punya ruangan VIP yang nantinya akan kami gunakan untuk acara lamaran kami. Kami cukup gambling karena sampai hari - H kami ngga test food sama sekali, soal rasa makanan paa saat hari H, akan saya bahas di bawah. Khusus untuk yang ingin mengadakan acara, Leuit Ageng punya paket mereka sendiri. Saya masih ada sih, tapi ngga enak ya dishare di sini. Bagi yang mau pricelistnya boleh banget email ke saya langsung ya ke yohana.felisia@gmail.com πŸ˜€
 
Cantik ya, foto pinjam dari https://www.tripadvisor.com



 
Cantik interiornya, foto pinjam dari https://www.qraved.com/jakarta/leuit-ageung-bogor-barat/booknow

Tek tok dengan marketing mereka sangat helpful (Mba Isna, thank you to be so helpful πŸ˜„). Saya bisa banget ngasih mereka 10/10 kalau aja ngga ada kejadian ini yang sisi positifnya adalah bisa dijadikan pelajaran bagi yang mau ngadain lamaran di resto. Jadi sebulan sebelum hari H, kami udah book dan DP untuk 30 porsi buffet. Tapi semakin dekat hari H, keluarga saya makin banyak yang konfirmasi mau ikut, akhirnya saya tambah lagi menjadi 40 porsi buffet. Saya berpikir, saya pesan 40 porsi buffet tapi saya akan pinjem beberapa piring mereka sehingga menjadi 50 piring yang tersedia. Kan biasanya tamu - tamu itu suka malu malu kan kalau makan di acara gini, plus banyak anak kecil yang pengen makan di piring sendiri, jadi 40 porsi buffet akan lebih dari cukup untuk sekitar 50 tamu yang hadir.

Sehari sebelum hari H, saya dodolnya baru konfirmasi ke marketing Leuit Ageung bahwa saya tetap pesan 40 porsi buffet tapi saya pinjem 10 piring kosong. Ternyata eh ternyata, ngga boleh 😒 Jadi sistem buffet di Leuit Ageung adalah kalau pesan 40 porsi buffet, maka piring yang akan disediakan ya 40. Sistemnya sama seperti makan di All You Can Eat Buffet, semua orang yang makan akan dihitung satu 😭 Sistem ini punya plus minus, plusnya adalah saya ngga mungkin kekurangan makanan selama piring masih ada, artinya apabila Leuit Ageung sudah mengeluarkan 40 porsi makanan sementara piring yang digunakan baru 30 porsi, maka Leuit Ageung akan menambah terus makanan mereka hingga 40 piring tersedia habis. Minusnya, anak kecil dihitung full bok 😀 dan ngga bisa ngakalin supaya lebih hemat πŸ˜’ Mana tiap penambahan porsi harus kelipatan 5, artinya di hari H saya bisa aja tambah piring dadakan, tapi harus dalam kelipatan 5.

Ya apa mau dikata, saya deg degan banget baru tau hal itu malam sebelum acara, dan marketingnya ngaku salah lupa ngasih tau saya dan minta maaf.  Saya minta stand by 15 tambahan porsi buffet, dan alhamdullilah cukup. Semua tamu puas, semua bilang makanannya enak, dan bahkan pada nambah nambah hihihi saya makan akhir akhir setelah tamu pada pulang, dan emang enak πŸ˜‚

Ini menu yang saya pesan untuk  acara lamaran saya 

(Asia Buffet)
Sup Bakso (7/10)
Nasi Putih (Ini mah standar yah πŸ˜‚)
Mie Goreng (ngga nyoba, tapi katanya enak, mungkin 8/10)
Gurame De Leuit (8.5/10)
Baby Buncis Cah Bawang Putih (OMG ini da bomb 10/10, wajib pesen)
Ayam Goreng Telur Asin (Enaak, 8.5/10)
Udang Saus Thailand (Enak banget, 9/10)

Minumnya disediakan Teh Tawar Hangat / Es Teh Tawar dan Air Putih

Disediakan dessert juga
Aneka Buah Segar
Es Kelapa
Es Jeruk
Es Jeruk Kelapa (Enak, ngga rasa gula doang, 8/10)

Ruangan VIP boleh didekorasi malam sebelum acara, tapi karena dekorasi saya super simple, vendor dekorasi saya baru drop barang dan dekor ruangan pagi hari sebelum acara hihihi Intinya, saya sangat merekomendasikan Leuit Ageung untuk acara apapun, Mba Isna marketing yang sangat helpful dan ngga bosen ingetin saya lewat WA juga baik banget bisa usahain saya dapet 2 ruangan VIP plus 1 ruangan persiapan. Kalau aja saya ngga ada insiden di atas, pasti saya kasih nilai bagus untuk mereka 😁

2. Mustika Decoration (8.5/10)

Instagram @mustikadecoration

Vendor dekorasi adalah vendor yang paling banyak saya risaukan 😩 Harga mereka itu lumayan nguras budget, dan cuma dinikmati sebentar, tapi in the other hand penting banget. Saya nanya ke 3  vendor yang berbeda sampai akhirnya memutuskan menggunakan Mustika Decoration. Rata - rata vendor dekorasi udah punya pricelist mereka masing - masing untuk acara lamaran beserta list dengan apa aja yang kita dapatkan. Tapi saya ngga mau ikut paket mereka, pertama karena ruangan VIP Leuit Ageung udah cakep, saya ngga mau ditutupi backdrop lagi yang merupakan hal utama dari paketan vendor dekorasi. Kedua, paketan itu artinya mengikuti standar si vendor yang maaf, biasanya agak pasaran karena sudah pernah dipakai. Saya punya bayangan dekorasi saya sendiri, dan yang menyanggupi di luar paket itu hanya si Mustika Decoration. Deal sama Mustika Decoration cukup mudah, cuma ketemu sekali, gambar lay out, kirim bayangan dekorasi, dan terima jadi aja di hari H yang hasilnya sungguh di luar ekspektasi. Iya, hasilnya bagus banget melebihi perkiraan saya, terharu.

Classic Java Chinoiserie, color palette : Dusty Blue, White, Blush

Welcome to our Engagement 😌

Duh cantinya kan

Portrait illustration by the talented artist Sasa Khalisa
Cantik kan, hehehe sayangnya nilai mereka agak kurang karena hand bouquet saya tidak sesuai request (sebenernya ngga fatal sih) dan bunganya kurang fresh. Padahal bunga yang kurang fresh itu ngga saya minta (saya cuma minta bouquet mawar kecil plus baby breath eh ditambahin Lily Casablanca yang emang wangi banget dan saya suka asal fresh, ini udah sedikit layu πŸ˜₯), sisanya two thumbs up for Mba Syfa. Bagi yang mau lamaran dan butuh vendor dekorasi ngga pasaran, silakan menghubungi Mustika Decoration 😘

3. Make Up Artist Beauty By Kalza by Tamy Kalza (7.5/10), Hair Do by Anonymous (6/10)

Instagram @beautybykalza

Kalau ada hal yang bisa diubah di acara lamaran saya, itu adalah make up. Jujur saya naksir berat style make upnya (bisa liat sendiri di Instagram mereka), tapi kayanya saya ngga jodoh sama magic handsnya Mba Tamy (iya ngga sih panggilannya gini 😬), menurut semua orang saya jadi pangling banget. Tapi saya sukanya make up yang ngga pangling hihihi ini selera banget sih, tapi yang pasti make upnya awet banget, prosesnya cepet, dan saya jadi cakepan dikit di foto 😜
Pangling kan

Matanya masih aja sipit huft

Muka flawless tanpa pori pori, thanks to your magic hands @beautybykalza
Nah soal rambut, saya nebeng MUA punya adek dan Mami saya, dia bawa hair style sendiri tapi saya ngga tau siapa namanya. Salah saya sih ngga hair do di depan kaca dan semua saya pasrahkan ke hair stylistnya alhasil rambut saya jadi super huft di hari itu πŸ˜’ Garis belahan rambut saya jadi ketara jelas banget, terus kok kurang anggun dan ngga simple. Intinya ngga mendefinisikan saya banget. Saran untuk kalian, carilah contoh hair do yang kalian inginkan, dan pas rambutnya lagi ditata, kalian harus liat cermin biar selalu bisa koreksi kalau ada yang salah. Sayangnya saya ngga punya foto tampak rambut saya. Ini sebenernya salah saya ya hahaha, bukan salah stylistnya. 

Banyak sekali MUA di luar sana, perhatikan portofolio mereka baik - baik sebelum memilih. Untuk Beauty By Kalza saya tetap sangat rekomendasikan karena cuma saya aja yang ngga cocok buktinya yang lain jadi pada cakep cakep banget 😌

4. Vanilla Latte Photography (9/10)

Instagram @vanillalatte.photo 

Vendor last minute hihihi saya sama sekali ngga berencana untuk menggunakan vendor photography, tapi sayang juga kalau ngga didokumentasikan dengan baik. Tapi lebih sayang uangnya hahaha Mahal bok fotografer itu, sumpah deh. Akhirnya coba - coba tanya Vanilla Latte, eh harganya masuk dong. Saya liat di IG juga saya suka foto foto mereka, jadi why not ? Langsung deal saat itu juga.

Yang saya kaget di paket harga, ditulisnya itu cuma photographer dan crew, bukan crews. Jadi ekspektasi saya, palingan team mereka cuma berdua. Ealah, hari H dateng dong mereka berempat. Hahaha saya sampe kaget. Tapi mereka semua super baik, bisa mengarahkan gaya dengan baik (saya dan Bangkit super kaku), dan mendorong kami untuk foto foto terus xixixi πŸ˜„ kalau ngga diminta, dikit deh foto ala ala saya sama Bangkit. Foto di atas semua hasil karya mereka. Oh ya satu lagi, editing mereka gila sih ngebut banget. Masa saya acara Sabtu Siang, Minggu malem udah selesai editing. Pokonya saya rekomendasiin Vanilla Latte, dengan harga affordable, kalian dapet dokumentasi yang cuamik di hari H. Nih saya bonusin satu foto lagi 😜

Ini lagi, ini lagi fotonya
5. Ani Djoko Rumah Jahit (9/10)

Instagram @anidjokorumahjahit

OMG I love kebaya yang aku pakai di acara lamaran saya itu. Khusus untuk attire, pencarian saya udah jauh sebelum kami memutuskan untuk tunangan. Saya cinta kebaya (iya saya cina palsu emang, sukanya kebaya sama gudeg) dan sudah memutuskan jauh jauh hari di hari lamaran saya akan pakai kebaya. Ratusan review penjahit sekitar jabodetabek di blog udah saya khatamin. Bahkan sampai vendor di Yogyakarta saya jajaki. Tapi akhirnya berlabuh di Ani Djoko. Semua bahan saya cari sendiri. Kain sarimbit batik saya beli di Batik Budhe di Mayestik (yang cari batik di Jakarta, monggo ke sini. Pilihannya buanyak plus penjaganya baik baik, dan pas bayar disuguhi jus sirsak  wkwk 😝), brokat dan bahan bustier saya beli di LaModa Lippo Plaza (dulu namanya Ekalokasari Plaza). Harga Tante Ani relatif sangat bersahabat dan hasilnya OMG saya bisa bilang apa lagi, saya akan jahit kebaya saya di sini terus. Bangkit aja udah berencana jahit kemeja batik di Tante Ani lagi.

Cukup sekali fitting saya sudah membawa pulang kebaya idaman saya itu, Bangkit malah ngga pake fitting karena ngga sempet dan ternyata udah pas banget. Total sebulan kebaya saya udah jadi, itu juga karena saya cuma bisa fitting weekend dan sibuk jadi diundur waktu fittingnya. Kalau ngga mah, 2 minggu juga selesai kebaya kayak saya gitu. Potongannya rapi dan saya keliatan langsing (ini penting, saya lagi gendut gendutnya sekarang)

Aduh, cantiknya kebayaku

Ayo, yang mau bikin kebaya di Bogor, coba obrolin sama Tante Ani. Orangnya super ramah. Bikin selain kebaya juga jago, mau dress pesta atau seragaman bisa hehehe

Dan itu dia, vendor vendor kecintaan yang membuat hari lamaran saya tambah berkesan. 2 bulan waktu yang sangat cukup kok untuk ngerencanain acara lamaran malah bisa kurang sebenernya karena saya dan Bangkit cuma bisa nyiapin semuanya saat weekend doang. Aku sangat terbuka untuk membantu kalian yang mungkin mau berdiskusi soal vendor di atas, minta pricelist atau sekadar nanya aja. Silakan email ke saya, insyaallah dibalas cepat πŸ˜™πŸ˜˜πŸ˜š

Semoga membantu persiapan lamaran kalian di Bogor, happy preparing 😊

Jumat, 08 Desember 2017

Our Engagement Day

Taraaaaaaa...

Lama ngga nulis blog sekalinya nulis status udah berubah jadi calon istri orang HAHAHA 😘😘😘

Tenang, selain nyeritain kemeriahan serta syahdu dan khidmatnya lamaran saya *elah* saya juga akan nyeritain serunya mempersiapkan lamaran dan semua vendor yang saya gunakan. Saya ngerasain banget terbantunya saya dengan review review blogger lainnya pada saat memilih vendor, jadi saya akan tulis review vendor dan segala printilan persiapan di postingan berikutnya, ditungga ya *tsah* πŸ˜™

Tanggal 2 Desember 2017 kami tetapkan 2 bulan sebelumnya menjadi tanggal lamaran kami, simply karena long weekend jadi kami rasa persiapan bisa lebih matang plus ngasih kelonggaran waktu keluarga besar Bangkit yang datang dari Yogya dan Semarang pake mobil 😌

Jujur aja, saya dan Bangkit sangat menikmati waktu waktu kami mempersiapkan lamaran kami. Dan di hari - H emang ada aja yang miss dari rencana kami hehehe tapi karena dari awal saya dan Bangkit sepakat untuk menikmati acara dan fokus pada makna acaranya, satu dua printilan yang ngga sesuai rencana, kami anggap sebagai bonus aja.

Gimana ngga, semua jalan kami dimudahkan oleh-Nya, salah satunya, semingguan sebelum acara lamaran kami, Bogor itu masih ujan ujannya. Bahkan sehari sebelumnya ketika saya nyambut keluarga besar Bangkit yang baru datang dari Yogya dan Semarang dan ngajak untuk makan siang, Bogor itu masih ujan rintik rintik. Tapi mulai Jumat malam hari sampai hari Sabtu keesokan harinya, Bogor blas ngga ujan. Cuacanya cerah plus karena sehari sebelumnya abis ujan, anginnya malah jadi adem adem sejuk enak gitu. Duh, Tuhan baik banget 😍

Nah di hari itu, saya dan keluarga saya persiapan di rumah dari pagi. Kebetulan kami memilih untuk mengadakan acara lamaran ini di restaurant deket rumah aja untuk alasan kepraktisan. Jadi rumah ngga terlalu riweuh. Pagi pagi jam setengah tujuh, saya, Mami, dan adek saya udah mulai dimake up dan hair do. Yang lucunya, seteah di-hair do, saya baru inget harus ngambil pesenan roti unyil untuk oleh oleh. Ya ngga jauh jauh banget sih tempatnya, palingan cuma 500 meter dari rumah tapi ngelewatin jalan raya dan lagi ngga ada mobil di rumah. Jadi saya kudu jalan kaki deh hihihi lumayan pemanasan

Abis itu saya balik ke rumah, baru deh dimake up, dan di situ fotografer udah dateng jadi rumah udah rame aja plus beberapa saudara udah pada dateng juga ke rumah. Kelar persiapan masih sempet sempetnya take beauty shot di rumah, Tapi ngga nyesel sih, hasilnya bagus banget. Mau nangis rasanya terharu. Editing mereka sih yang canggih, saya jadi keliatan cakepan dari aslinya hihihi

Fun fact, saya ngga suka make up dan hair do saya di hari itu hihihi

Closer look to my beautiful kebaya
Abis itu baru deh ke resto. Restonya super deket, 5 menit juga nyampe. Dan abis itu terharu lagi liat dekorasi yang saya pengenin kesampean malah lebih bagus dari bayangan huhuhu 😒

Aksen Classic Java Chinoiserie




Ilustrasi kami hihihi
Acara dimulai tepat pukul 11 siang supaya selesainya ngepas jam untuk makan siang. Dipandu MC kondang (temen sendiri hihihi πŸ˜‹) dimulailah prosesi keluarga Bangkit iring iringan memasuki venue acara.

Duh jadi deg degan
Lalu singkat cerita, resmi deh saya dan Bangkit bertunangan ditandai dengan pertukaran cincin dan pemasangan kalung.

My classic vintage engagement ring, super love

Pemasangan kalung menandakan ikatan
Tegang tegang amat mukanya 😜
Lalu acara makan makan deh, kalau saya sama Bangkit lanjut acara pemotretan. Mau liat hasilnya ? Oke deh kalau dipaksa, saya share beberapa ya..

"Ayo Kak Feli, pegang idung Mas Bangkitnya' cetus sang fotografer


The cliche pose : Pose Menatap Masa Depan Cerah Gemilang
Jangan salah fokus ke lipatan leher owe ya
Yes, its clearly one of happiest day in my life, and I cant wait to have more happy memories with you.

Jumat, 10 November 2017

Eat Like a Local in Yogyakarta

Sebagai pacar orang Yogyakarta (cie πŸ˜›), saya udah beberapa kali ke Yogya dan tentu aja saya cinta banget Yogya. There's something magical in Yogya ya yang bikin ngga akan pernah bosen tiap kali ke Yogya. Tujuan utama saya ke Yogya biasanya adalah makan dan Bapak Ibu Bangkit udah tau banget hobi saya ini wkwkwk 😚

Kalau buat first timer wisata ke Yogya, saya yakin orang - orang akan sangat overwhelmed dengan banyaknya informasi tentang Yogya ini. Banyak banget tempat menarik di Yogya yang wajib dikunjungi dan ngga akan cukup dikhatam dalam waktu singkat. Begitu juga dengan tempat makan. Waktu pertama kali saya ke Yogya, saya sampai buat list apa aja tempat yang pengen saya datengin, tapi ternyata most of them itu touristy place yang cuma menjual tempat bagus dan heits aja. Salah satunya adalah Abh*y*giri. It's really a nice place, but there's nothing special in their food. Apa karena kebetulan saya dateng pas buffet ya jadi kurang ok. Mungkin harus coba lagi dan pesen ala carte aja.

Nah di sini, saya akan coba rekomendasi tempat makan yang mungkin ada yang terkenal tapi ada juga yang ngga terlalu terkenal tapi menurut saya oke banget makanannya,

1. Soto Kadipiro

Alamat : Jl. Wates No.33, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Jam buka : Buka 07.30  - habis



(Source : https://www.njogja.co.id/wisata-kuliner/soto-kadipiro-yogyakarta/)
Setiap saya ke Yogya, soto yang satu ini ngga boleh absen sama sekali. Soto Kadipiro ini udah terkenal banget ya dan katanya Ir. Soekarno dan Sultan Hamengkubuwono aja suka banget sama soto ini. Soto ini gga neko neko, ngga aneh aneh tapi simple kan is the best ya. Kaldunya bening dan penuh rasa dari kaldu ayam kampung. Isian sotonya nasi, daging ayam kampung suwir, irisan kol, dan yang paling enak perkedel kentangnya. Kalau mau bisa pesen rempelo ati juga. Di setiap meja udah disiapin ayam ungkep kuning yang enaknya sampai ke tulang πŸ˜‹, terus baceman tahu tempe, aneka mendoan, kerupuk, sambal, dan yang penting juga kecap manis. Kecap manis di sini pakenya merk tradisional Yogya dan selama ini sih belum pernah saya temukan di tempat lain. Namanya kecap manis Sarico. Ish nulis ini aja saya udah kebayang bayang banget.

Setiap saya ke Yogya, kalau flight pagi saya pasti akan dijemput di bandara dan langsung dianter ke Soto Kadipiro ini, Tapi hati hati ya, jangan sampai ke Soto Kadipiro yang KW. Banyak banget soalnya sepanjang jalan. Duh jadi laper..

2. Sate Samirono

Alamat : Jalan Colombo No.105/38, Caturtunggal, Depok, Caturtunggal, Kec. Depok, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Jam buka : Buka · 08.00–03.15
Saya suka banget sate, tongseng, dan tengkleng. Dan saya suka banget sate kambing di Sate Samirono ini. Dagingnya ngga keras, ngga bau prengus, dan bumbunya nyerep gitu. Belum pernah ketemu sate kambing enak kayak gini di Bogor dan Jakarta. Dimakan pake sambal kecap lombok ijo ish enak banget. Saya pernah ya saking penasarannya makan Sate Klathak yang tersohor itu jauh jauh ke daerah Imogiri, tapi kapok banget dan semua yang makan sama saya saat itu juga bilang satenya ngga enak terus balik lagi ke Sate Samirono. Emang ngga apple to apple sih ngebandinginnya sate biasa sama sate klathak. Abisnya belom ketemu sate kambing enak lagi nih, gimana dong, ada yang bisa kasih rekomendasi sate klathak enak di Yogya ?

(Source : http://lensa.id/sate-kambing-samirono-yogyakarta/5022/)

Nah Sate Samirono ini, enak banget menurut saya. Boleh banget dicoba kalau lagi ke Yogya πŸ˜€ 

3. Nasi Pari Gogo dan Sayur Lombok Ijo (plus belalang goreng !) Mbah Jirak

Alamat : Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55893
Jam buka : Buka · 08.00–18.00
(Source : http://www.foodandfeast.com/2017/03/segoabangparigogo.html)
Duh ini yaaa enaaaak banget, sampai enaknya saya udah nyoba buat sendiri di rumah sayur lombok ijonya (tapi ya ngga seenak ini sih jadinya, jauuuuhh rasanya😭), sayangnya lokasinya agak jauh dari pusat kota Yogya, bisa 2 jam sendiri nyetir ke sini. Tapi ini worth it banget, SUMPAH !

Sekarang tempatnya udah lebih lega dan lebih terang terbuka, karena waktu itu Pak Jokowi sempet mampir ke sini untuk makan, jadi mereka renovasi dulu πŸ˜€

(Source : http://www.foodandfeast.com/2017/03/segoabangparigogo.html)

Iya tempatnya emang sederhana banget, tapi rasanya ya ampun. Yang paling spesial tentu aja sayur lombok ijonya, dan untuk lauknya ada banyak jenis tapi favorit aku daging sapi gorengnya. Selain itu ada juga ayam goreng yang enak juga, babat, usus, terus aneka kerupuk dan peyek, dan yang unik lauknya ada belalang goreng ! Belalang goreng ini khas Gunung Kidul, aku sih ngga berani nyoba 😫

Banyak loh orang asli Yogya yang ngga tau tempat ini, sayang banget kan. Makanya kalian mesti nyoba, ini asli enak 😝

4. Gudeg Basah Sagan

Alamat : Jalan Professor Dr Herman Yohanes No.53, Caturtunggal, Kec. Depok, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55223
Jam buka :
Reservasi dan Pemesanan : 085100443035, 081804220055

(Source : http://gudegsagan.com/daftar-menu-2-menu-utama)


Mungkin semua orang kalau ditanya. gudeg apa yang paling enak di Yogya ? Semua sepakat Gudeg Yu Djum ya ? Tapi bagi saya gudeg yang paling enak itu gudeg basahnya Sagan. OMG !

Saya ini cocok banget sama masakan jawa, tipikal slow cooking sampai bumbu bumbu meresap, manis manis pedes, makanya saya cinta gudeg apalagi kreceknya apalagi ayam opornya yumm πŸ˜‹

Dan Gudeg Sagan ini udah enak banget menurut saya, buka sampai tengah malem, jadi mungkin kalau lagi kelaparan tengah malam bisa mampir ke sini.

5.  Jejamuran

Alamat : Jl. Pramuka No. 53, Pandowoharjo, Sleman, Pandowoharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55512
Jam buka : Buka  09.00 – 21.10
Kalau Jejamuran emang hype banget sih ya, rame selalu. Tapi ramenya emang karena enak kok. Seperti namanya seluruh menu di sini menggunakan jamur. Jamurnya macem macem banget dan jenis masakannya banyak banget mulai dari sate, soto, rendang, bakar, goreng, pepes, asam manis, tongseng, gulai, you name it ! 

Dan masakannya asli enak, harganya relatif affordable, restaurannya luas areanya, waitressnya ramah dan helpful.

(Source : http://www.hotelindonesiapekalongan.com/108.html/tips-berwisata-kuliner)

Di sini sering ada live music, jadi tambah rame suasananya. Terus kalau lagi musim liburan, lebih baik reservasi dulu soalnya bakalan rame banget. Kalau udah kenyang, bila belanja aneka oleh olehnya. Seru pokoknya πŸ˜„


6. Soto Daging Pak Sholeh Al Barokah

(Source : http://jajanjogja.com/soto-pak-soleh/)

Alamat : Jalan Wiratama No.84, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55244 (dan ada cabang di mana mana)
Jam buka : Buka · 06.30–15.00
Di Yogya, ngga akan bingung sarapan apa, aneka sotonya enak enak sih salah satunya soto daging Pak Sholeh. Awalnya saya skeptis banget diajak berkali kali ke sini, tapi ngebayaginnya kok males, soto bening tapi daging sapi. Apa ngga hambar, terus dagingnya ngga alot. Pokoknya males banget deh, tapi akhirnya karena bingung mau makan apa lagi, mampir juga ke Soto Pak Sholeh ini. Dan ternyata enyaaak..
Di sini saya makan satu mangkok ngga cukup hehehe 😣 Sotonya light sih, ngga eneg jadinya makan berapa aja bisa. Dagingnya empuuuk, bisa pesen dagingnya aja loh. Kuahnya bening, gurih, tinggal disambelin aja.. yumm πŸ˜‹

Apa lagi yaaa, baru keinget itu dulu. Ini aja saya masih banyak tempat makan di Yogya yang penasaran pengen saya datengin. Ada Tengkleng Gajah, pengen nyoba steak di Roaster dan Bear, ayam geprek Bu Rum (tapi kata Bangkit kalau ini saya bisa bikin sendiri aja di rumah πŸ˜’), Soto Sawah, Soto Tan Proyek Wonosari (yang tiap ke sini pasti udah abis 😣), terus nyemil Somay Goreng, duhh. Habis ini mungkin saya akan ngasih rekomendasi makanan di Surabaya, karena besok saya bakal ke Surabaya yeaaayness 😝 Ini Juga sebenernya karena ada kondangan sih. Saya ke Surabaya baru sekali, itu juga lewat doang karena ngga keluar stasiun gubeng, jadi trip besok bakal saya usahain maksimalin #ExploreSurabaya 

See you soon..


Kamis, 28 September 2017

The Haven Suites Cangu Bali

Hari kedua dan ketiga saya di Bali, saya bener bener pengen istirahat aja. Makanya saya nyari hotel yang bener bener nyaman dan masuk budget saya. Saya rajin banget buka booking.com untuk nyari hotel yang enak. Akhirnya saya nemuin hotel yang bagus dan masuk budget banget, The Haven Suites. Oh my, ini hotel bener bener sangat saya rekomendasikan untuk yang mau menikmati suasana, relaks aja di Bali. Saya bercita cita pengen nyoba balik lagi dan nginep di sini pas Nyepi. Katanya kalau pas malam Nyepi di Bali, karena semua listrik dan transportasi dilarang, Bali menjadi super gelap dan bersih dari polusi. Nah itu di langit bisa terlihat milky way. Aku mau bangeeeet 😍

Nah hari kedua, saya bangun dan sarapan di The Kuta Beach Heritage. Sayangnya saya lupa foto foto. Setelah sarapan saya dan Bangkit jalan jalan di pantai. Duh pagi pagi ke pantai surga banget sih πŸ’œ. Terus udah deh saya balik ke kamar, mandi, dan packing.

Sebelum kita ke Cangu, saya dan Bangkit memutuskan makan siang. Di sepanjang Kuta banyak banget pilihan makanan, tapi karena kebanyakan malah jadi bingung. Terus saya kok blenger ya makan terus dari kemaren jadi pengen makan yang seger dan light aja. Yeay ketemu Sushi Tei. Dan sebenarnya saya di Jakarta ngga doyan sama sekali si Sushi Tei ini πŸ™ˆ. Menurut saya bahan bahan mereka kurang fresh. Jadi Sushi Tei ini ngga pernah jadi pilihan saya makan selama di Jakarta. Baru sekali dan kapok jadi ngga balik lagi. Tapi entah kenapa pas di Bali ini lagi kepengen sushi, ya udahlah coba aja.

Dan ternyata Sushi Tei Bali enak sodara sodara hahaha kata Bangkit karena kita makan sushinya sambil liat laut jadi ikannya kerasa lebih fresh (???) ngga penting yah bahas Sushi Tei di Bali πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Gendut tapi super happy

Setelah makan baru deh kita nyegat taksi, kali ini taksi konvensional 😝

Singkat cerita, saya sampai di The Haven Suites, setelah kita check in, kita diantar deh ke kamar masing masing. YA AMPUN kamar saya diupgrade dong dari yang biasa aja jadi family suite. Buset kamar segede gede apaan tau. Saya cinta banget sama The Haven 😍😍😍

Walaupun saya ngerasa sayang banget ya ini kamar kapasitas 4 orang gini cuma diisi saya aja. Next time ada rezeki saya akan ajak keluarga saya ke sini πŸ‘ͺ

Kamar saya terdiri dari dua twin bed di lantai bawah dan satu double bed di lantai atas, lalu ada kamar mandi di setiap lantai πŸ™€πŸ˜΅ Kamar mandi di lantai bawah juga ada bathup nya ishhhh ini kamar apa rumah 😝

Bath tub super cantik πŸ’œ

Amenities lengkap, itu ada handuk putih shower roomnya, sebelah shower room ada toilet, semua dipartisi

Nah ini bagian bawah, ada twin bed. Lantainya tegel, lovely. Terus di deket jendela, ada sofa yang gede banget bisa buat tidur juga πŸ˜‚

Ada Nescafe Dolce Gusto

terus ini tangga ke atas

Pemandangan dari atas, eh baru sadar lupa foto double bed yang di atas, itu pintu ke balkon

Saya sempetin dulu foto foto kamar saya sebelum main ke pantai. Oh ya enaknya lagi hotel ini punya akses langsung ke Pantai Cangu, dan kalau mau jalan sekitar 200 - 300 meter aja, kita udah bisa nongkrong nongkrong di Finn's Beach Club. Tapi saya agak males nongkrong di Finn's, tadinya kita emang ada rencana ke beach club, tapi kita maunya ke Sunday's tapi karena melihat hotel kita udah cakep gini, niat itu kita urungkan.

Setelah foto - foto di kamar (turis banget kan 😁), kita langsung jalan jalan ke pantai. Pantai di sini ngga seramai Pantai Kuta, dan kebetulan cuaca juga agak mendung berangin, tapi ada yang bikin kita semangat di di sini yaitu banyaaaak doggo doggo baik doggo lokal maupun doggo yang lagi jalan jalan πŸ’œπŸΆπŸΆπŸΆ

Ish seneng banget deh, bisa lari lari di pantai bareng doggo, sok sok akrab sama doggo orang lain yang lagi lari lari terus berenang renang, ada juga doggo yang sok sok mau nyebrang di muara sungai terus kebawa arus, untung doggonya pinter renang tapi tetep aja doi syok dan panik, ciyan 😒

Kita jalan sampai ngelewatin Finn's tapi ngeliat crowdnya kita tambah ogah masuk. Jadi sore itu kita habiskan dengan puas puasin main di pantai, hiks nulis postingan ini aja tambah bikin baper kangen Bali πŸ™ˆ

Salah satu yang saya suka di The Haven ini adalah, sarapannya ! Tempatya super cute, dan makanannya ala carte. Artinya semua fresh made by order. Kopinya not bad, sarapannya enak, ya ampun ini extend aja apa ya di Balinya πŸ˜‚
Restoran hotel saat malam, betah..

Pemandangan dari balkon kamar, itu restorannya, sarapan pagi juga di situ. Cantik amat kan, itu kolam renang juga gede banget menggoda nyebur
Suasana di dalam restoran

Kelar sarapan, ke pantai lagi dong hahaha tapi sayang pagi itu agak hujan, tapi kita nekat aja hujan hujanan di pantai. SERU ! Abis itu masih nyempetin renang di hotel. Baru deh mandi dan packing, kembali ke dunia nyata 😭

Sebelum ke bandara, kita bingung banget mau lunch di mana. Kalau di Cangu kan kebanyakan beach club aja ya. akhirnya kita ke Seminyak dulu deh buat makan siang dan terpilihlah si Gardin ini.

Makan siang di Gardin sungguh lah penutup sempurna untuk liburan kali ini, tempatnya enak banget, instagramable, tapi ya emang touristy sih. Tadinnya ngga expect too much dengan rasaya, tapi ya ampun ternyata enak hahaha mau lagi ya Allah ..

Gardin, enak ya kayak do green house gitu. Tapi ngga panas sama sekali kok..


Pesenan Bangkit, Salmon sesuatu with sesuatu hahaha lupaaaa tapi enyakk

Pesenan saya, Beef Wellington, bentuknya ngga kayak yang konvensional punya ya, tapi enak banget

Dan selesai sudah weekend gateway ke Bali ini, telat banget cuy ngepostnya πŸ˜‚ Ngga sempet beli oleh oleh padahal udah kepengen pengen pia legong.Ya sudahlah, see you soon Bali !


Jumat, 21 Juli 2017

Weekend Getaway : Bali,

Saya dulu banget pernah bilang bahwa saya cinta mati Bali dan mau sesering apapun saya ke sana saya ngga akan pernah bosen. Pertama kali ke Bali, saya masih SMP. Dari situ saya udah jatuh cinta sama suasana jalannya yang di mana mana gampang banget nemuin persembahan dan wangi dupa, Seafood Jimbaran yang kerangnya ya ampun mau mati rasanya, jatuh cinta sama Danau Bedugul yang sejuk, cinta mati juga sama mall pinggir pantai Kuta yang dalam pikiran anak SMP saya waktu itu, super COOL ! Karena itu lah ketika kuliah dan saya bisa memilih di mana saya mau magang untuk memenuhi syarat suatu mata kuliah saya memilih Bali. Dan sejak saat ini saya baru ke Bali lagi pas saya kerja Desember 2015. Jadi total saya baru 3X ke Bali. Ish dikit amat ya untuk ukuran orang yang cinta mati πŸ˜“

Ketika akhirnya saya punya waktu lagi ke Bali, saya excited banget. Oh ya salah satu pertimbangan kenapa jarang banget ke Bali salah satunya adalah harga tiketnya yang suka keterlaluan mahalnya 😒 Jadi ketika ada tiket murah, langsung deh dihajar 😏 Saya ngga ambi banget di trip ini, karena bener bener cuma pengen menikmati suasana aja. Berangkat Jumat pagi, dan kembali ke Jakarta Minggu sore. Puas ngga ? Ngga hahaha.

Begitu sampai bandara sekitar pukul 08.00 WITA, saya dan Bangkit udah ngga mau pusing naik apa, walaupun tau taksi bandara mahal tapi prinsip kami yang ngga mau ambil resiko selama lagi jalan jalan demi beberapa rupiah itu jadi ya sudahlah. Tapi mahal banget yah diketok aja gitu sampai Kuta aja Rp 150.000 😡 padahal kan tau sendiri betapa dekatnya bandara sama Kuta yekan. Tapi untuk informasi saja, kalau di sekitar bandara atau pusat keramaian turis jangan pake taksi online, karena di Bali masih sangat kental pro dan kontranya. Kalau mau ya jalan sedikit keluar cari tempat yang agak sepi. Saya punya pengalaman menggunakan taksi online di Bali yang akan saya ceritakan detailnya nanti.

Begitu sampai Kuta, saya dan Bangkit cuma titip koper aja ke hotel lalu kita mulai jalan kaki keliling keliling. Tujuan pertama kita tentu aja sarapan dong di Nasi Pedas Ibu Andika. Lumayan jalannya dari hotel ke rumah makan. Tapi karena ini Bali dan saya cinta banget sama jalanan di Bali yang wangi dupa, saya seneng seneng aja πŸ’•

Sayangnya begitu sampai di Nasi Pedas Bu Andika, ngga semua sayur dan lauk udah mateng. Kulit ayam goreng inceranku belum mateng, sedih 😰 Tapi untungnya usus ayam goreng udah matang, ikan yang kering kering itu (ngga tau namanya) juga udah matang, sayurnya apa aja yang penting kuah. Bangkit pilih usus goreng juga, ayam goreng pedas, dan sayur labu. Jangan lupa ambil sambalnya. Enak pedes nagih nyandu, sampai sekarang masih ngidam makan nasi pedas lagi.

Punya Bangkit, sambalnya menggoda banget kan
Setelah kenyang kita langsung pake aplikasi untuk pesen grab car, dan karena bukan daerah ramai, saya ngga bermasalah dengan naik taksi online di sini. Kami langsung dapet grab car dan ngga lama kemudian kita udah menuju destinasi berikutnya, Revolver. Ya ampun, Revolver my love. Kopinya enak banget YA TUHAN. Walaupun katanya kalau ke Bali terus ke Revolver itu so touristy, ngga apa apa, kopinya emang enak kok. Saya pesan Ice Latte dan Bangkit pesan Machiatto. Terus ngemil croissantnya juga, enaakk πŸ˜‹

Macchiatonya Bangkit, kopinya strong tapi ngga bikin asem di lambung

Ice Late enaaaak
Abis itu, saya dan Bangkit jalan jalan aja di sekitar Seminyak. Keluar masuk beberapa toko, sempet ke Pura Petitenget dan kebetulan lagi ada acara keagamaan. Terus mau mampir Motel Mexicola tapi kok makan terus, masih kenyang. Belom lagi kita masih mau ke Gusto Gelato. Jadinya kita jalan kaki aja ke arah Gusto Gelato. Sampai di Gusto, begini urutannya kita ke kasir dulu pilih mau size apa lalu bayar. Setelah itu baru antre pilih gelatonya, boleh dicoba coba dulu. Saya pesan yang Lemon sama Avocado, heavenly hell. Fun facts, menurut saya lebih enak Gusto Gelato daripada Tempo Gelato di Yogyakarta πŸ˜—



Kita di sana lumayan lama, selain tempatnya enak adem adem gitu, kita juga lagi cape banget abis jalan terus seharian kan. Sampai sekitar jam setengah 2, saya baru order taksi online untuk kembali ke hotel. Saya nginep di The Kuta Heritage by Accor dengan pertimbangan lokasinya enak banget, bener bener selemparan batu dari Pantai Kuta dan segala hingar bingarnya. Kamarnya juga nice.

Super comfy bed after a veryyy longgg walkk


2 washtafel, jadinya ngga kepake satu πŸ˜‚

Ketika tirai dibuka, kalau saya personally sih suka

Versi ditutup tirainya

Sedikit review tentang hotelnya, saya merekomendasikan hotel ini untuk yang nyari akomodasi di daerah Kuta. Hotelnya bener bener strategis, kamarnya bersih dengan amenities yang relatif oke. Pantai Kuta bener bener tinggal nyebrang jalan aja. Kolam renangnya lucu dan instagramable. Staffnya super ramah dan helpful. Sarapannya juga cukup oke. Overall, suka banget πŸ’œ

Di hotel saya cuma istirahat sebentar karena udah janjian sama Bangkit buat ke pantai. Ini anak bener bener rewel nelponin saya mulu supaya cepet cepet ke Kutanya, terakhir sampai ngetok ngetok kamar saya ngga sabaran, saya pake alis aja kaga sempet πŸ˜”

Tapi karena laper banget (HAHAHA), kita sempetin lah ke sebelah dulu makan KFC baru ke pantai. Pantai Kuta itu selalu seru ya. Seru banget rasanya padahal cuma duduk duduk, liatin orang tapi kayak menyenangkan gitu buat mental 😌

Selalu ramai

Ketemu buntelan imut di pasir yang mageran kikiki

Pengen bawa pulaaaang


Kita ngga lama lama karena saya pengen berenang di hotel. Kolam renangnya lucu soalnya, bisa sambil ngeliat laut ! Beruntungnya, karena lagi happy hour kita bisa buy 1 get 1 cocktail, asiiik

Asik kan berenang sambil ngeliat sunset dan laut

Mojito for lyfe

Abis berenang, saya balik kamar karena malamnya kita udah planning mau makan seafood di Jimbaran 😝, tapi pas di sana sih saya ngga sempet foto foto, udah laper banget soalnya. Sekarang nyesel kenapa ngga  nyempetin foto huh. Kita memilih makan di Menega Cafe, simply karena semua orang merekomendasikan. Tapi katanya sih ada yang lebih enak. Walaupun menurut saya rasa di sini udah enak banget ya terutama kerang bakarnya. Sistem makan di sini adalah, cari tempat duduk dulu, kalau udah baru balik ke depan untuk milih seafoodnya. Saya bilang saya datang berdua aja jadi mereka bisa mempersiapkan porsinya untuk dua orang. Ikannya juga dipilih yang ukurannya ngga terlalu besar jadi pas banget porsinya. Makan seafood pinggir pantai, duh heavenly hell banget deh..

Oh ya pas makan di sini juga saya ditongkrongin seekor anjing setempat hihihi minta ikan mulu, gemass..

Menega Cafe, katanya sih menang nama aja. Ada yang lebih enak, next time coba yang lain πŸ˜€
Nah di sini saya mau cerita soal pengalaman saya naik taksi online, ketika pergi ke Jimbaran dari Kuta sih saya naik taksi konvensional, tapi karena abisnya lumayan banget kita berpikir untuk pulangnya naik taksi online aja. Dicek di aplikasi juga ada kok armadanya. Selesai makan kita coba Uber, langsung dapet dan ngga lama kemudian kita ditelpon sama drivernya. Driver tersebut meminta saya keluar dari area Jimbaran dan jalan ke arah luar. Saya sih manut aja ya (anaknya mure). Akhirnya saya dan Bangkit nunggu di pinggir jalan sekitar 500 M keluar Jimbaran, sekitar 5 menit kemudian baru deh ketemu sama drivernya.

Ketika kita naik mobilnya, baru deh drivernya cerita kenapa harus jalan keluar gitu. Jadi kalau di Bali kan taksi online ini masih pro dan kontra kan jadi kalau nemu taksi online sering ngga boleh naik penumpangnya. Driver taksi online suka diusirin keluar area turis juga. Apalagi daerah bandara. Mereka dimonitoring banget keberadaannya. Jadi kalau mau naik taksi online di Bali, harus mau ya telpon drivernya untuk janjian di tempat 'aman', dan juga jangan kesel kalau tiba tiba dicancel sama drivernya, karena itu artinya situasi kondisi ngga memungkinkan untuk angkut penumpang 😰

Dan itu dia cerita hari pertama di Bali, hari kedua dan ketiga akan diposting terpisah πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€